BerandaDaerahTerjadi Kecelakaan Kereta Api Di Wilayah Talok Kecamatan Bumiayu

Terjadi Kecelakaan Kereta Api Di Wilayah Talok Kecamatan Bumiayu

BREBES – METROPAGINEWS.COM || Kejadian kecelakaan kereta api di wilayah talok kecamatan Bumiayu,” yang merenggut korban jiwa terjadi dua hari berturut-turut di wilayah Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Dalam dua peristiwa berbeda pada Kamis (29/10/2026) dan Jumat (30/10/2026), dua warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertemper kereta api di jalur rel wilayah setempat.

 

Peristiwa terbaru terjadi pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di jalur barat (hulu) kilometer 314+5, Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu.

Korban diketahui bernama Iswadi (27), warga Dukuh Planjan, Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu. Korban tertemper KA 121B Cakrabuana relasi Gambir–Purwokerto yang ditarik lokomotif CC 2061301.

Berdasarkan informasi kepolisian, kejadian bermula ketika kereta melaju dari arah Gambir menuju Purwokerto. Saat melintas di lokasi, masinis melihat seorang laki-laki berada di sekitar jalur rel dan telah membunyikan klakson sebagai peringatan. Namun, korban tidak berhasil menghindar hingga akhirnya tertemper kereta.

Terjadi Kecelakaan Kereta Api Di Wilayah Talok Kecamatan Bumiayu

Usai kejadian, petugas Stasiun Bumiayu bersama perangkat desa mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Bumiayu sekitar pukul 07.30 WIB.

Anggota Reskrim bersama petugas piket Polsek Bumiayu selanjutnya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pemeriksaan awal, serta membantu proses evakuasi korban ke RSUD Bumiayu untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban mengalami sejumlah luka serius, di antaranya luka robek pada bagian kening kanan dan kiri serta dagu, luka bakar pada kaki kiri, dan patah tulang pada pergelangan kaki kanan. Meski sempat mendapatkan penanganan medis, korban akhirnya meninggal dunia.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Informasi dari pihak keluarga menyebutkan bahwa Iswadi merupakan penyandang tunarungu dan tunawicara. Dalam kesehariannya, korban diketahui sering mencari rumput untuk pakan ternak di sekitar kawasan rel kereta api.

Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardiyanto, S.E., membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Masih dalam penanganan petugas kami,” ujarnya singkat.

Terjadi Kecelakaan Kereta Api Di Wilayah Talok Kecamatan Bumiayu

Sementara itu, kecelakaan serupa terjadi sehari sebelumnya, Kamis (29/10/2026), di jalur timur (hulu) kilometer 317+6, Dukuh Sepur, Desa Negaradaha, Kecamatan Bumiayu.

Korban bernama Kasijo (72), seorang petani warga setempat. Ia tertemper KA 121 Cakrabuana relasi Gambir–Purwokerto. Setelah dievakuasi dan menjalani pemeriksaan di RSUD Bumiayu, korban dinyatakan meninggal dunia.

Dua peristiwa yang terjadi dalam kurun waktu dua hari tersebut menjadi perhatian masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar jalur kereta api.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas di sekitar rel kereta api demi menghindari kejadian serupa.

( Mistam )

Komentar Klik di Sini