Cimahi-metropaginews.com || kelurahan Utama kecamatan Cimahi Selatan bersosialisasi dengan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan,
dan pengobatan gratis, timbang Badan, cek ukuran pinggang, guna mencagah penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi penyebab kematian. Beban akibat PTM sejalan dengan peningkatan faktor Resiko tekanan Darah, Gula Darah, indeks massa tubuh atau Obesitas, pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan merokok. Acara di Gelar di Aula kelurahan Utama Jl. Nanjung No. 72 Cimahi.(18/09/2022).

Kementerian Kesehatan RI berupaya menaggulangi PTM dengan upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan paliatif melalui Posbindu PTM. Program Posbindu PTM melibatkan kader untuk melakukan pengukuran tekanan darah, pengukuran kadar gula darah, pengukuran indeks massa tubuh, wawancara perilaku berisiko, dan edukasi perilaku gaya hidup sehat. Pelaksanaan Posbindu selama ini masih mengandalkan sistem berkumpul di suatu tempat dan dilakukan pengukuran oleh kader.
dr. Dyan Kunthi N, SKM., MKM. Menjelas.
bagaimana kita mendeteksi secara dini terjadinya penyakit-penyakit tidak menular melalui kegiatan pelatihan yang nanti dalam hari ini kita ada kegiatannya sampai dengan sore hari meliputi ke kegiatan terkait dengan edukasi atau penyuluhan.

Mendeteksi penyakit tidak menular ini secara dini sehingga tidak menjadi permasalahan nanti
Untuk penyakit tidak menular ini seiring terjadinya penyakit ini dengan bertambahnya usia, sehingga sasaran pada kegiatan Hari ini adalah Ibu-ibu dan Bapak-bapak di usia lebih dari 35 Tahun.
Untuk mengenali di dalam diri kita apakah ada resiko-resiko terjadinya penyakit tidak menular sehingga nanti kita bisa melakukan pencegahan secara dini sehingga bisa mengenali penyakit tersebut.
kemudian bisa mengendalikan sehingga tidak terjadi penyakit penyakit terutama,
Hipertensi kemudian APJ penyakit jantung koroner dan stroke itu yang serta DM (Diabetes Melitus), atau istilahnya Kencing Manis.
Lurah Utama Drs Odang Rustandi saat di wawancara mengatakan. Kelurahan Utama kecamatan Cimahi Selatan dan Fakultas Ilmu kesehatan dari Unjani menggelar pengobatan gratis bagi Warga Masyarakat Utama.
“Saya menyambut baik dengan adanya sosialisasi ini dan bisa bertemu langsung.
Kelurahan Utama ini di jadikan pokus karena merupakan lokasi Urban di karenakan banyaknya Masyarakat yang datang dari luar kota untuk mencari pekerjaan dan bertempat tinggal di kelurahan Utama.
Supaya menunjang dalam kwalitas terciptanya lingkungan seha, yang di katagorikan lingkungan Urbanisasi.
Harapan saya kedepannya dengan adanya sosialisasi kesehatan ini supaya warga Masyarakat Utama bisa menjaga kesehatan,dan menciptakan lingkungan yang sehat. kedepannya mungkin akan lansung ke lokasi dimana titik Masyarakat yang Urban dan mereka akan langsung berkomunikasi dengan para Dokter yang dari Unjani,” ucapnya.
Saat di kompirmasi media ketua pelaksana Dr. Novie E. Mauliku, SKM, M.Sc, menjelaskan,
Dalam rangka pengabdian Masyarakat dari Dinkes unjani melakukan kesehatan kepada kader dan Masyarakat di kelurahan Utama,
dari Fakultas ilmu kesehatan Unjani mengadakan penyuluhan atau diteksi dini maupun skerining penyakit tidak menular juga untuk memberikan pelatihan kepada kader.
“Supaya kader-kader bisa tahu kalau dengan gejala apa yang mengarah ke Penyakit Tidak Menular ( PTM ) dan bisa di tanggulangin secara sederhana lalu d bawa ke Puskesmas.
Kami disini melakukan tes kesehatan kepada warga Utama dengan target 80 Orang yang d periksa.
Kami pihak fakultas kesehatan pada hari yang ikut Dosen kesehatan ada 10 dan mahasiswa nya 12 orang yang terdiri dari magister Masyarakat.
Sosialisasi ini kedepannya kita adakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan kota Cimahi untuk menyegarkan di setiap poswindu. Harapan nya karena PTM ini banyak sekali kasusnya supaya masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya pisik kesehatan tubuhnya dan bisa melakukan pencegahan yang bisa menyebabkan kematian,” pungkasnya.
Reporter Rustandi


Komentar Klik di Sini