KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Klaten gandeng PT Chewy Louis Narapidana mandiri, produktif, & berkontribusi MOU tingkatkan keterampilan.Selasa (13/1/2026)
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten terus memacu kualitas program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bukti nyata komitmen ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Chewy Louis Ltd pada hari Senin, 12 Januari 2026.

Kerja sama ini fokus pada pelatihan keterampilan dan peningkatan produktivitas warga binaan dalam sektor kerajinan. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan bahwa para warga binaan memiliki bekal keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat mereka bebas nanti.
“Kami ingin memberikan harapan baru bagi para warga binaan. Dengan keterampilan yang mumpuni, mereka akan mampu membangun kehidupan yang lebih baik setelah keluar dari Lapas,” ujar Kepala Lapas Kelas IIB Klaten, Andik Dwi Saputro, dengan penuh semangat.

Kalapas: “Kolaborasi dengan Swasta Kunci Reintegrasi Sosial yang Sukses
Andik Dwi Saputro menegaskan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta seperti PT Chewy Louis Ltd merupakan elemen kunci dalam keberhasilan proses reintegrasi sosial.
“Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga produktif. Dengan pendampingan dari PT Chewy Louis Ltd, standar produk yang dihasilkan akan lebih berkualitas dan memiliki nilai ekonomi tinggi,” jelas Andik dengan optimis.
PT Chewy Louis: “Siap Berikan Pelatihan dan Dukungan Penuh untuk Warga Binaan!”
Pihak PT Chewy Louis Ltd menyambut baik kolaborasi ini. Perusahaan berkomitmen untuk memberikan pelatihan teknis serta menyediakan sarana yang diperlukan guna menunjang proses produksi di dalam Lapas.
“Kami percaya bahwa setiap orang memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi, termasuk para warga binaan,” ujar perwakilan PT Chewy Louis Ltd. “Kami siap memberikan dukungan penuh agar mereka dapat mengembangkan keterampilan dan menghasilkan produk-produk berkualitas.”
Ekosistem Kerja Profesional di Balik Jeruji: Kontribusi Positif untuk Negara
Diharapkan, sinergi ini dapat menciptakan ekosistem kerja yang profesional meskipun berada di balik jeruji besi. Melalui perjanjian ini, produk hasil karya warga binaan Lapas Klaten diharapkan mampu memenuhi standar industri dan memperluas jangkauan pemasaran, sekaligus memberikan kontribusi positif berupa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada negara.
Acara penandatanganan yang berlangsung di Aula Lapas Klaten tersebut ditutup dengan peninjauan langsung ke area bengkel kerja untuk melihat potensi produksi yang akan dikembangkan bersama.
( Desi )

Komentar Klik di Sini