BANYUWANGI – METROPAGINEWS.COM || Keberadaan hutan di Alas Purwo merupakan suatu kawasan hutan yang hingga kini terjaga pelestariannya. Selain mempunyai keberagaman tanaman berbagai jenis habitat disana masih seringkali kita jumpai. Terutama pada lebah madu alami, Lebah madu Hutan Alas Purwo dinilai mempunyai aroma dan rasa yang khas sari bunga tanaman hutan, Rabu (4/11).
Seperti disampaikan pengelola lebah madu hutan alami, Budy Amboyna saat diwawancarai Wartawan METROPAGINEWS.COM berada di lapaknya selatan Pasar Anyar Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo mengatakan, lebah madu yang dikelolanya berada dikawasan BKPH Blambangan sudah beberapa kali melakukan uji coba dan tempat yang tepat untuk budidaya lebah madu hutan alami.
Diakuinya, hasil yang didapatkan madu Hutan Alas Purwo ini sangat berbeda dengan madu lebah lainnya. Yang mana sebelumnya bertahun – tahun budidaya di wilayah Wongsorejo hingga Sempolan Kabupaten Jember.
“Madu yang dihasilkan dari Hutan Alas Purwo ini realitanya berbeda dengan lainnya. Silahkan mencicipi dan datang langsung ke outlet kami dekat pasar anyar Kalipait. Tester kita siapkan gratis,” Ungkapnya Budy Amboyna.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Tak hanya itu, perjalanan budidaya lebah madu hutan alami membutuhkan waktu yang lama dan harus bisa membaca peluang untuk bisa beradaptasi ribuan lebah yang nantinya akan ditempatkan untuk berkembang biak.
Menurutnya, kesemuanya ini tidak terlepas dari dukungan. dan support rekan – rekan khususnya dari BKPH Blambangan Perhutani Wilayah Selatan yang selalu memberikan perhatian untuk bisa bersinergi bersama.
“Semoga kedepannya bisa lebih meningkat, karena faktor iklim dan perubahan cuaca ekstrem juga sangat berpengaruh pada perkembangbiakan lebah madu,” Imbuhnya.
(Tyo)



Komentar Klik di Sini