BerandaDaerahPasraman Kilat SMK Prshanti Nilayam Kuta Tanamkan Nilai Spiritual dan Karakter Mulia...

Pasraman Kilat SMK Prshanti Nilayam Kuta Tanamkan Nilai Spiritual dan Karakter Mulia di Penghujung Tahun Ajaran

DENPASAR – METROPAGINEWS.COM || Suasana religius dan penuh semangat mewarnai penghujung Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Prshanti Nilayam Kuta. Sekolah tersebut menggelar kegiatan Pasraman Kilat bagi seluruh murid kelas X yang beragama Hindu pada 8 Juni 2026 sebagai bagian dari pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter generasi muda Hindu. Pasraman Kilat SMK Prshanti Nilayam Kuta Tanamkan Nilai Spiritual dan Karakter Mulia di Penghujung Tahun Ajaran. 

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah itu diawali dengan persembahyangan bersama di Padmasana. Persembahyangan dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus memohon kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan menjelang pembagian rapor akhir tahun ajaran. Meski dilaksanakan secara sederhana, Pasraman Kilat berlangsung dengan penuh makna dan antusiasme dari para peserta.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala SMK Prshanti Nilayam Kuta, Ni Wayan Suarni, S.Pd.

Dalam sambutannya, Ni Wayan Suarni menegaskan bahwa Pasraman Kilat merupakan kegiatan penting yang tidak hanya memberikan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter siswa melalui penguatan tiga kerangka dasar Agama Hindu, yakni Tatwa, Etika, dan Upacara.

Menurutnya, aspek Tatwa bertujuan memperdalam pemahaman peserta didik terhadap ajaran-ajaran agama Hindu sehingga mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara aspek Etika menjadi landasan bagi murid untuk membangun sikap santun, menghargai sesama, serta menjaga tutur kata dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para murid mampu memahami ajaran agama secara lebih mendalam, memiliki etika yang baik, serta mampu menerapkan nilai-nilai luhur Hindu dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa aspek Upacara menjadi bagian penting dalam Pasraman Kilat karena memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk mengenal dan mempraktikkan berbagai sarana upacara keagamaan yang sarat nilai filosofis.

Tahun ini, kegiatan Pasraman Kilat mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, yang mengandung makna upaya penyucian jiwa dan peningkatan kualitas spiritual manusia.

Melalui tema tersebut, para peserta diharapkan mampu menumbuhkan sradha dan bhakti yang semakin kuat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sehingga tumbuh menjadi pribadi yang suci, berkarakter, dan bertanggung jawab.

Pasraman Kilat SMK Prshanti Nilayam Kuta Tanamkan Nilai Spiritual dan Karakter Mulia di Penghujung Tahun Ajaran
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Pada sesi praktik, peserta putri mendapatkan pelatihan membuat Banten Sesayut dan Banten Dapetan, sedangkan peserta putra mengikuti praktik membuat anyaman Panjang Ilang.

Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa Banten Sesayut merupakan sarana persembahan yang digunakan sebagai media untuk memohon keselamatan, perlindungan, dan harapan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sementara Banten Dapetan memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur atas segala karunia, perlindungan, dan kasih sayang yang telah diberikan oleh Tuhan kepada umat manusia.

Adapun Panjang Ilang merupakan salah satu sarana upacara yang memiliki makna mendalam sebagai bekal perjalanan atma menuju Sang Pencipta. Sarana tersebut menjadi simbol harapan agar perjalanan roh memperoleh kemudahan dan kelancaran sesuai ajaran Hindu.

Kepala sekolah juga mengingatkan pentingnya membangun kesadaran spiritual di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi saat ini. Menurutnya, generasi muda harus memiliki kemampuan menyaring informasi yang diterima agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merusak karakter dan masa depan.

“Saya berharap melalui kegiatan ini kalian memiliki jiwa yang suci, mampu memfilter berbagai informasi dengan bijaksana, serta semakin meningkatkan sradha dan bhakti sebagai bentuk rasa syukur atas segala anugerah yang telah diterima. Nilai-nilai inilah yang akan membentuk attitude yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” pesannya kepada para peserta.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para murid tampak antusias mengikuti setiap sesi praktik. Mereka tidak hanya belajar membuat sarana upacara, tetapi juga memahami makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Interaksi antara narasumber dan peserta berlangsung aktif sehingga suasana pembelajaran menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

Setelah seluruh rangkaian praktik selesai dilaksanakan, kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama. Pada sesi tersebut, para peserta diajak untuk mengingat kembali nilai-nilai yang telah dipelajari serta pentingnya mengimplementasikan ajaran Tatwa, Etika, dan Upacara dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Pasraman Kilat ini, SMK Prshanti Nilayam Kuta kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kuat, karakter yang luhur, serta jiwa yang parisudha sesuai dengan nilai-nilai ajaran Hindu.*


(Alberto)

Komentar Klik di Sini