BerandaDaerahWarga RW 06 PIK Mandara Permai Protes Ke DPRD DKI Tentang Sampah

Warga RW 06 PIK Mandara Permai Protes Ke DPRD DKI Tentang Sampah

JAKARTA – METROPAGINEWS.COM || Warga RW 06 cluster Walet Pantai Indah Kapuk (PIK) protes karena kenaikan Iuran Pengelola Lingkungan (IPL) sebesar 57 persen yang di naikan pengelola PT Mandara Permai mulai 2026.

Adapun kenaikan tarif IPL sebelumnya sebesar Rp 1.750 permeter persegi sekarang di naikan menjadi 2.750 permeter persegi, warga menilai kenaikan ini tidaklah sebanding dengan kualitas pelayanan yang justru semakin menurun drastis.

Layanan berkurang sehingga kebersihan lingkungan terabaikan, salah satu keluhan warga disana adalah sistem perubahan pengelolaan sampah, bahwa sebelumnya pengangkutan sampah rumah tangga dan lingkungan sebelumnya menjadi tanggung jawab pengelola PT Mandara Permai, tetapi setelah kenaikan tarif IPL, pengangkutan sampah lingkungan di hentikan dan sebagian beban dialihkan ke warga tingkat RT.

Sehingga akibatnya, area lingkungan menjadi kumuh, akibat tidak terawat rumput liar tumbuh dengan suburnya, semak belukar di biarkan dan kondisi lingkungan menjadi kotor. Tutur Wahyu staf RT15

“Sebenarnya,kalau retribusi IPL nya naik, pelayanannya juga harus lebih meningkat, tetapi yang terjadi malah sebaliknya tidak tanggap terhadap kebersihan,” Tuturnya.

Kemarahan warga semangkin memuncak ketika PT Mandara Permai di duga mengancam dan intimidasi warga untuk memutus aliran air PAM bagi warga yang menolak kenaikan IPL. Sebenarnya tidak beralasan dan tidak masuk akal, karena air bersih adalah kebutuhan dasar warga setiap harinya.

Ternyata sudah ada 8 warga yang menolak sehingga meteran airnya di cabut masing-masing berinisial SD, M, C, S, E, H, R, T. Warga RW06 PIK menilai kebijakan sepihak ini menilai PT Mandara Permai selaku pengelola Kawasan itu bersifat arogan, tetapi permasalahan tersebut menurut M, salah satu warga korban pemutusan air, ketika di konfirmasikan lewat whatsapp mengatakan, itu sudah selesai pak, silakan ke Pak RW saja. Tuturnya melalui whatsapp hari Selasa (16/6/2026) ketika di konfirmasi.

Warga RW 06 PIK Mandara Permai Protes Ke DPRD DKI Tentang Sampah

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Warga meminta PT Mandara Permai harus transparansi tentang dana IPL itu karena jumlah Warga di wilayah RW 06 sekitar 4000 unit, maka dana yang terkumpul setiap bulannya mencapai nilai milyaran rupiah, oleh karena itu warga meminta pengelola membuka perhitungan kenaikan tarif dan menjelaskan kenapa pengurangan layanan yang seharusnya menjadi kewajiban pengelola, dan warga wajib mengetahui.

Karena dalam surat edaran dari pengelola PT Mandara Permai bahwa kenaikan IPL sudah mendapatkan persetujuan warga.

Namun faktanya, warga menyatakan tidak pernah di libatkan dalam pembahasan maupun pengambilan keputusan tersebut, berarti pengelola berbohong kepada warga.

Warga juga mempertanyakan kapan pengelolaan sampah dan fasiltas umum dapat di serahkan kepada pemerintah daerah karena sudah kewajibannya pihak pengembang. Tutur warga

Atas kekesalan warga tidak hanya sampai disitu, warga juga sudah memberikan surat tentang keluhan sampah penghuni PIK Warga RW06 kepada ketua DPRD DKI pada tanggal 11 Juni 2026.

Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat ketika di konfirmasi melalui whatsapp tentang keluhan warga RW06 PIK mengatakan, kami akan bantu mediasi dengan semua pihak terkait, semoga kita dapatkan penyelesaian terbaik yang bisa di terima semua pihak. Tuturnya.

(Tjip)

Komentar Klik di Sini