BerandaDaerahProgram Inovatif Light Trap Insect Mahasiswa KKN UNSIKA Jadi Solusi Ramah Lingkungan...

Program Inovatif Light Trap Insect Mahasiswa KKN UNSIKA Jadi Solusi Ramah Lingkungan Atasi Hama Sundep Di Langensari

KARAWANG – METROPAGINEWS || Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menghadirkan terobosan dalam penanganan hama sundep melalui implementasi Light Trap (Lampu Perangkap) di area pesawahan Desa Langensari. Inovasi yang dilaksanakan pada Rabu, 15/01/2025 mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Hama sundep (Scirpophaga innotata) telah lama menjadi momok bagi petani Langensari. Serangan hama ini menyebabkan tanaman padi mengering dan mati, dengan potensi kerugian mencapai 30-50% dari total hasil panen. Sebelumnya, petani sangat bergantung pada pestisida kimia yang tidak hanya mahal tetapi juga berdampak negatif pada lingkungan.

IMG 20250125 WA0031 scaled

Light trap merupakan alat sederhana yang memanfaatkan cahaya lampu UV untuk menarik serangga hama, khususnya ngengat sundep yang aktif di malam hari. Perangkap ini terdiri dari lampu LED UV yang dipasang di atas wadah berisi air sabun untuk menjebak serangga yang tertarik cahaya tersebut.

“Kami melihat keluhan petani terkait serangan hama sundep yang dapat menurunkan hasil panen secara signifikan. Light trap menjadi solusi yang ekonomis dan ramah lingkungan dibanding penggunaan pestisida,” ujar Kormades KKN Langensari.

Dalam implementasinya, tim KKN melibatkan ketua GAPOKTAN serta kelompok tani setempat untuk perakitan, pemasangan dan pemeliharaan light trap di salah satu titik sawah milik ketua GAPOKTAN desa Langensari. Perangkap ini dipasang pada ketinggian sekitar 1 meter dari permukaan tanah dan secara otomatis beroperasi dari senja hingga pagi hari.

Monitoring hasil pengamatan selama 5 hari menunjukkan efektivitas light trap yaitu berdampak sekitar 50% dalam mengurangi populasi hama sundep. Para petani juga memberikan respons positif karena metode ini tidak membutuhkan biaya besar dan mudah dalam perawatannya.

IMG 20250125 WA0033 scaled

“Kami sangat antusias dalam menerima inovasi dari mahasiswa Unsika dalam pembuatan light trap untuk mengurangi hama sundep di desa Langensari, karena hama ini cukup sulit diatasi meski sudah menggunakan pestisida kimia. Inovasi ini sangat membatu kami para petani,” Ujar Sukiwan selaku wakil kepala dusun.

Tim KKN UNSIKA berharap inovasi ini dapat diadopsi secara berkelanjutan oleh masyarakat Langensari untuk menunjang produktivitas pertanian setempat. Program ini juga sejalan dengan upaya pertanian ramah lingkungan yang mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.

 

(SR)

Komentar Klik di Sini