BANYUMAS – METROPAGINEWS.COM || Lebih dari 4.000 jamaah Muslimat NU dan warga Nahdliyin dari berbagai penjuru Kabupaten Banyumas memadati GOR Argo Jati, Desa Losari, Kecamatan Rawalo, Ahad Pon (11/5/2025). Mereka hadir dalam rangka mengikuti Mujahadah Kubro dan Pengajian Rutin Majelis Khidmah Al-Asma’ul Husna (MKAH) tingkat kabupaten.
Dengan mengusung tema “Dengan Al-Asma’ul Husna, Dunia Makmur Jaya, Akhirat Masuk Surga”, kegiatan ini menjadi wadah ikhtiar spiritual bersama untuk memperkuat keimanan dan memohon keselamatan bagi bangsa Indonesia.
Ketua MKAH Banyumas, Gus Ahmad Zaenuddin Abbas Sobri, dalam sambutannya mengapresiasi peran besar panitia lokal Rawalo serta seluruh elemen yang mendukung kelancaran acara.
“Semoga keberkahan terus mengalir. Insya Allah di bulan Juli nanti kita akan bersama mengikuti Dzikir Nasional di Semarang,” ujar Gus Abbas.
Acara mujahadah dipimpin oleh KH. Bunyamin dari Pekuncen, sementara taushiyah diisi oleh para ulama terkemuka, antara lain:
KH. Mukhlisuddin Afandi (Ketua MKAH Cilacap) yang mengajak jamaah untuk istiqamah membaca Asmaul Husna sebagai bentuk penghambaan kepada Allah agar hidup dimudahkan.
KH. Ahmad Fauzi (LBM PCNU Banyumas) menyampaikan pentingnya menuntut ilmu, seraya mengutip hadits: “Jadilah orang yang mengajar, belajar, mendengar, atau mencintai ilmu. Jangan jadi yang kelima, niscaya binasa” (HR. Al-Bazzar dan At-Thobrani).
Nasihat ruhani juga disampaikan oleh pendiri MKAH, Dr. KH. Amdjat Al-Hafidz, yang mengingatkan bahwa dunia hanya persinggahan sementara.
“Mari kita siapkan bekal dengan dzikir dan amal. Semoga hidup kita diridhoi Allah SWT,” pesan beliau.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh ulama dan tokoh masyarakat Banyumas, antara lain:
KH. Shobirin, KH. Mustaqim, KH. Nur Shodiq, KH. Abdul Karim, KH. Mukhroddin, Ust. Daryanto, Ning Hema, Nyai Qurrotul Aeni, Ustadzah Siti Mufidah, Ust. Kirsam, serta Gus Misbahus Surur selaku tuan rumah.
Doa penutup dipimpin oleh KH. Mustaqim, dan perwakilan pemerintah diwakili oleh Bapak Heru dari Polsek Rawalo, yang menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi spiritual warga NU dalam menjaga kedamaian dan semangat kebangsaan.
“Yang hadir tak hanya membawa dzikir, tapi juga membawa harapan. Dari Banyumas, semoga cahaya Asmaul Husna menyinari seluruh Indonesia,” pungkas Gus Abbas.
(S’MPN )


Komentar Klik di Sini