BerandaEkonomiUndana Dorong Koperasi dan UMKM Desa Mburukulu Naik Kelas, Perkuat Akuntabilitas Keuangan...

Undana Dorong Koperasi dan UMKM Desa Mburukulu Naik Kelas, Perkuat Akuntabilitas Keuangan Berbasis MYOB

WAIKABUBAK – METROPAGINEWS.COM || Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperluas kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selasa (11/8/2026).

 

Kali ini, Undana menyasar pelaku Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mburukulu, Kabupaten Sumba Timur, melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada penguatan pengelolaan dan akuntabilitas keuangan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 tersebut mengusung tema “Upaya Meningkatkan Sustainability Business Koperasi dan UMKM di Desa Mburukulu Sumba Timur Melalui Pelatihan dan Penguatan Akuntabilitas Keuangan dengan Software MYOB Accounting.”

 

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Undana dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku Koperasi dan UMKM, agar mampu mengelola usaha secara lebih profesional, tertib, dan berkelanjutan.

 

Di tengah tuntutan pengelolaan usaha yang semakin kompleks, kemampuan mencatat dan mengelola keuangan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberlangsungan sebuah usaha.

 

Pencatatan keuangan yang baik memungkinkan pelaku usaha mengetahui kondisi keuangan secara lebih jelas, mengidentifikasi pendapatan dan pengeluaran, serta menggunakan informasi tersebut sebagai dasar dalam mengambil keputusan.

 

Melalui kegiatan ini, Undana berupaya memperkenalkan pendekatan pengelolaan keuangan yang tidak hanya mengandalkan pencatatan secara manual, tetapi juga memanfaatkan teknologi melalui software MYOB Accounting.

 

Kegiatan PKM tersebut dilaksanakan oleh tim Universitas Nusa Cendana yang diketuai Dra. Maria E. D. Tunti, S.E., M.Si., dengan anggota Dra. Moni Wihelmina Muskanan, S.E., MPA., Ph.D. dan Herly M. Oematan, S.E., M.Si.

 

Program tersebut turut melibatkan dua mahasiswa, yakni Gracia Tefa dan Rambu Lijang. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus bentuk kontribusi sivitas akademika Undana dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

 

Sementara itu, Siprianus G. Tefa, S.E., M.Si., hadir sebagai pemateri yang memberikan pembekalan kepada peserta mengenai pengelolaan, pencatatan, dan penyusunan informasi keuangan dengan memanfaatkan MYOB Accounting.

 

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan setiap transaksi dalam aktivitas usaha. Peserta diarahkan untuk memahami bagaimana transaksi dicatat, dikelompokkan, dan diolah menjadi informasi keuangan yang dapat digunakan untuk melihat perkembangan usaha.

 

Materi tidak berhenti pada pemahaman teori. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mengikuti praktik penggunaan MYOB Accounting secara langsung.

 

Pendekatan praktik ini dimaksudkan agar peserta tidak sekadar mengetahui fungsi software, tetapi mampu memahami penerapannya dalam kegiatan usaha sehari-hari.

 

Pemanfaatan software akuntansi diharapkan dapat membantu pelaku Koperasi dan UMKM melakukan pencatatan secara lebih sistematis, mempermudah pengelolaan transaksi, mengurangi risiko kesalahan pencatatan, serta menghasilkan informasi keuangan yang lebih mudah dipahami.

 

Kemampuan tersebut menjadi penting karena laporan dan informasi keuangan dapat digunakan sebagai dasar untuk mengetahui apakah kegiatan usaha berjalan sesuai perencanaan atau membutuhkan perbaikan.

 

Dengan pengelolaan keuangan yang lebih tertib, pelaku usaha juga dapat memiliki dasar yang lebih kuat dalam merencanakan pengembangan usaha di masa mendatang.

 

Penguatan akuntabilitas keuangan dalam kegiatan ini tidak semata-mata bertujuan meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam menggunakan MYOB Accounting. Lebih jauh, program tersebut diarahkan untuk membangun pola pengelolaan usaha yang mendukung sustainability business atau keberlanjutan usaha.

 

Pengelolaan keuangan yang akuntabel dapat membantu pelaku Koperasi dan UMKM memahami kondisi usaha secara lebih objektif. Data keuangan dapat dimanfaatkan untuk melakukan perencanaan, mengendalikan pengeluaran, mengevaluasi kinerja, hingga menentukan strategi pengembangan usaha.

 

Dengan demikian, pelaku Koperasi dan UMKM diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan kegiatan usaha yang berjalan saat ini, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.

 

Undana memandang penguatan kemampuan tersebut sebagai bagian penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

 

Kegiatan PKM Undana ini mendapat dukungan dari Kepala Desa Mburukulu, Andrias Kopa Rihi. Dukungan juga datang dari Ketua Koperasi Desa, Mince Hara Muni, bersama seluruh pengurus koperasi yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

 

Keterlibatan pemerintah desa dan pengurus koperasi menjadi bagian penting dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

 

Kolaborasi antara Undana dan Pemerintah Desa Mburukulu diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan. Pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh diharapkan dapat terus diterapkan dalam aktivitas pengelolaan Koperasi dan UMKM.

 

Dukungan pemerintah desa juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang semakin kondusif bagi pengembangan usaha masyarakat serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan ekonomi desa.

 

Pelaksanaan PKM pada 5 Agustus 2026 tersebut dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan transfer pengetahuan. Program ini juga diarahkan untuk membangun kemampuan masyarakat agar dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara mandiri.

 

Pelatihan MYOB Accounting diharapkan menjadi pintu masuk bagi peningkatan literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan Koperasi dan UMKM di Desa Mburukulu.

 

Ketika pencatatan keuangan dilakukan secara tertib dan informasi keuangan tersedia dengan baik, pelaku usaha memiliki dasar yang lebih kuat untuk mengambil keputusan.

 

Mulai dari menentukan prioritas pengeluaran, mengevaluasi perkembangan usaha, mengendalikan keuangan, hingga menyusun rencana pengembangan usaha dapat dilakukan dengan mengacu pada kondisi keuangan yang lebih terukur.

 

Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak lebih luas terhadap peningkatan kualitas tata kelola Koperasi dan UMKM di Desa Mburukulu.

 

Undana berharap program ini dapat menjadi bagian dari proses membangun Koperasi dan UMKM yang semakin akuntabel, profesional, mandiri, adaptif terhadap teknologi, dan berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut, Undana kembali menunjukkan peran perguruan tinggi bukan hanya sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan.

 

Penerapan ilmu akuntansi dan teknologi melalui MYOB Accounting diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Mburukulu, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal melalui tata kelola usaha yang lebih baik.

 

Dari Desa Mburukulu, penguatan akuntabilitas keuangan diharapkan menjadi langkah penting menuju Koperasi dan UMKM yang lebih siap menghadapi tantangan usaha sekaligus mampu tumbuh secara berkelanjutan.

 

 

(Alberto)

Komentar Klik di Sini