BerandaPeristiwaWali Murid SDN 2 Bogor Bersatu Tolak Pembangunan Gerai KDMP Di Halaman...

Wali Murid SDN 2 Bogor Bersatu Tolak Pembangunan Gerai KDMP Di Halaman Sekolah

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Wali murid SDN 2 Bogor bersatu tolak pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di halaman sekolah! Khawatir ganggu belajar mengajar, minta rencana dievaluas.Rabu (31/12/25)

 

Puluhan ibu-ibu wali murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Bogor, Kecamatan Cawas, Klaten, menunjukkan kekompakan dan kepedulian terhadap lingkungan belajar anak-anak mereka dengan mendatangi kantor Desa Bogor.
Kedatangan mereka dipicu oleh kekhawatiran dan penolakan terhadap rencana pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di halaman sekolah.

20251231 200652 0000
KDMP sendiri merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa melalui pengembangan koperasi. Namun, rencana pembangunan gerai KDMP di halaman SDN 2 Bogor justru menuai penolakan dari para wali murid.

Kepanikan wali murid bermula ketika mereka mengetahui adanya aktivitas pengukuran yang dilakukan oleh beberapa orang di halaman sekolah. Salah seorang wali murid yang menanyakan perihal tersebut, mendapatkan jawaban yang mengejutkan.

“Kami mengetahui adanya pengukuran di halaman sekolah. Saat kami tanya, ternyata halaman sekolah rencananya akan dijadikan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” ungkap salah seorang wali murid dengan inisial SS.

20251231 202108 0000
Aspirasi Penolakan Pembangunan Gerai KDMP Menguat di Kalangan Wali Murid

Sebelum mendatangi kantor desa, para wali murid telah berkumpul di sekolah untuk menyampaikan aspirasi mereka. “Intinya, kami wali murid menolak pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di halaman sekolah,” tegas SS, salah satu perwakilan wali murid.

Para wali murid mengungkapkan kekhawatirannya bahwa pembangunan gerai KDMP di halaman sekolah akan mengganggu kegiatan belajar mengajar, terutama karena lokasi pembangunan berada di area yang juga digunakan untuk upacara bendera dan kegiatan sekolah lainnya.

“Sekolah ini masih digunakan, siswanya masih banyak. Justru kami ingin memajukan sekolah ini agar muridnya semakin bertambah,” lanjut SS , menyuarakan harapan agar kualitas pendidikan di SDN 2 Bogor terus ditingkatkan.

Korwil Pendidikan Cawas: Penolakan Akan Dievaluasi Kembali

Menanggapi aksi para wali murid, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Cawas membenarkan adanya sekelompok ibu-ibu wali murid yang datang menyampaikan aspirasi. Namun, ia membantah jika kedatangan tersebut disebut sebagai aksi demonstrasi.

“Itu baru rencana ,yang sudah menjadi hasil musyawarah desa, dan pihak sekolah hanya bisa mengikuti apa yang sudah menjadi keputusan. Namun, dalam hal ini, tentunya setelah ada penolakan, bisa jadi akan dievaluasi kembali,” jelas Kepala Korwil, memberikan angin segar bagi para wali murid.

Sementara itu, pihak Kodim dan Koramil Cawas sebagai pengawas pembangunan KDMP,menyatakan bahwa belum ada laporan terkait rencana pembangunan KDMP yang akan dibangun di halaman sekolah.

Wali Murid Tempuh Jalur Formal: Sampaikan Surat Pernyataan Penolakan ke Kantor Desa

Setelah menerima penjelasan dari Korwil Pendidikan Kecamatan Cawas, para wali murid melanjutkan aspirasi mereka dengan mendatangi kantor Kepala Desa Bogor. Namun, pada saat itu, Kepala Desa sedang tidak berada di tempat, sehingga para wali murid hanya ditemui oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Pihak BPD kemudian mengarahkan para wali murid untuk membuat surat pernyataan penolakan rencana pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di halaman sekolah. Langkah ini diambil sebagai upaya formal untuk menyampaikan aspirasi dan penolakan secara resmi kepada pemerintah desa.

Para wali murid berharap pihak terkait dapat mendengarkan aspirasi mereka dan mempertimbangkan kembali rencana pembangunan gerai KDMP di halaman sekolah. Mereka berharap, lingkungan belajar yang kondusif dan nyaman bagi anak-anak mereka tetap terjaga.

 

 

(Desi)

Komentar Klik di Sini