KUPANG – METROPAGINEWS.COM || Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th, menargetkan penerimaan 1.500 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan sekaligus menjawab tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kampus tersebut.
Hal tersebut disampaikan Rektor Dr. I Made Suardana pada Rabu, 11 Maret 2026, saat memaparkan perkembangan proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang saat ini sedang berlangsung di IAKN Kupang.
Menurutnya, secara kelembagaan IAKN Kupang mendapatkan tanggung jawab untuk meningkatkan jumlah mahasiswa baru sekitar 7 hingga 10 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perhitungan tersebut didasarkan pada jumlah mahasiswa aktif serta tren penerimaan mahasiswa baru setiap tahun.
“Jika dihitung dari jumlah mahasiswa pada tahun-tahun sebelumnya serta jumlah mahasiswa aktif saat ini, maka pada tahun ini kami menargetkan sekitar 1.500 mahasiswa baru. Target ini memang menjadi tantangan, tetapi kami optimistis bisa tercapai,” ujar Rektor.
Optimisme tersebut terlihat dari perkembangan pendaftaran pada tahap awal seleksi nasional yang menunjukkan hasil cukup positif. Pada tahap pertama seleksi nasional, jumlah pendaftar bahkan telah melampaui kuota yang disediakan.
Ia menjelaskan, jumlah akun yang sudah final atau aktif mencapai sekitar 160, sementara akun pendaftar telah melebihi 300 orang. Padahal kuota yang tersedia pada tahap tersebut hanya 150 orang.
“Artinya, pada tahap pertama saja minat calon mahasiswa sudah cukup tinggi karena jumlah pendaftar sudah melampaui kuota yang tersedia,” jelasnya.
Saat ini proses penerimaan mahasiswa telah memasuki tahap kedua, yakni Seleksi Nasional berbasis portofolio. Pada tahap ini, panitia seleksi akan menilai berbagai capaian calon mahasiswa melalui portofolio yang dimiliki.
Penilaian tersebut mencakup prestasi akademik maupun non-akademik, termasuk berbagai penghargaan dan pengakuan yang pernah diperoleh oleh calon mahasiswa.
Kuota yang disediakan pada tahap kedua ini mencapai 350 orang.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Selain itu, IAKN Kupang juga membuka jalur afirmasi bagi Orang Asli Papua (OAP). Jalur ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari Papua untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi tersebut.
Namun demikian, menurut Rektor, jumlah pendaftar dari jalur ini biasanya tidak terlalu banyak. Hal ini karena dalam beberapa tahun terakhir mahasiswa dari Papua mulai diarahkan untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi yang berada di wilayah Papua sendiri.
Tahap terakhir dalam seleksi nasional adalah melalui Tes Potensi Akademik, yang juga menyediakan kuota sekitar 350 mahasiswa.
Secara keseluruhan, dari target 1.500 mahasiswa baru, sekitar 60 persen diharapkan terpenuhi melalui jalur seleksi nasional, sementara 40 persen lainnya melalui jalur mandiri.
Rektor menjelaskan bahwa jalur mandiri sebenarnya sudah berjalan bersamaan dengan jalur seleksi nasional, hanya saja mekanisme pendaftarannya berbeda.
Pada jalur mandiri juga terdapat beberapa prioritas khusus, terutama pada tahap pertama dan tahap kedua. Salah satunya adalah memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih program studi dengan biaya kuliah yang relatif terjangkau.
Ia menyebutkan bahwa biaya kuliah terendah di IAKN Kupang sekitar Rp900.000, sehingga pada jalur mandiri tahap pertama yang bekerja sama dengan berbagai pihak diberikan akses lebih luas bagi calon mahasiswa untuk memilih program studi dengan biaya tersebut.
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.
“Tujuannya adalah untuk memaksimalkan pemenuhan kuota mahasiswa baru sekaligus memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi,” kata Rektor.
Dengan berbagai jalur seleksi yang tersedia serta tingginya minat pendaftar pada tahap awal, pihak IAKN Kupang optimistis target penerimaan 1.500 mahasiswa baru pada tahun 2026 dapat tercapai.
(Alberto)


Komentar Klik di Sini