KLATEN- METROPAGINEWS.COM ||
Ciblon Ndeso hadir sebagai alternatif wisata keluarga yang murah meriah dan sarat nuansa kekeluargaan di Desa Cokro, Tulung. Berlokasi di Jalan Selogringging Rt 13 Rw 004, tepat di sebelah barat pabrik tahu Sehat Sari, tempat ini menawarkan pengalaman rekreasi sederhana namun lengkap bagi warga lokal yang ingin menyegarkan diri tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Dengan konsep yang menonjolkan kebersamaan dan keterjangkauan, Ciblon Ndeso menjadi pilihan favorit keluarga (11/03/2026).
Ciblon Ndeso dimiliki dan dikelola oleh seorang pemuda berusia 25 tahun yang masih berstatus mahasiswa, dan akrab dipanggil Mas Fachry. Berawal dari gagasan sederhana untuk menyediakan ruang rekreasi yang terjangkau, Fachry mengembangkan lokasi ini menjadi destinasi lokal yang ramah keluarga. Meski masih menempuh pendidikan, ia menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengelola fasilitas, menjaga kebersihan, dan memastikan kenyamanan pengunjung.

Fachry menegaskan “Visi pengelola jelas, menciptakan tempat rekreasi yang inklusif bagi keluarga berpenghasilan terbatas. Kebijakan harga yang rendah dan fasilitas dasar yang memadai mencerminkan komitmen tersebut, sehingga Ciblon Ndeso bukan sekadar bisnis, melainkan juga bentuk kontribusi sosial bagi komunitas setempat.” tegasnya
Menurutnya “Salah satu daya tarik utama Ciblon Ndeso adalah ragam fasilitas yang bisa dinikmati dengan HTM Rp5.000.- Dengan biaya yang sangat ekonomis ini, pengunjung dapat berenang, menikmati waterboom, mencoba mandi salju, dan merasakan terapi ikan. Area kolam dirancang untuk berbagai usia, satu kolam dewasa dan lima kolam anak, sehingga keluarga dengan anak kecil dapat bermain air dengan aman.” terang Fachry
Untuk penggemar memancing, tersedia kolam pemancingan dengan HTM Rp15.000,- untuk seharian. Keunikan lain, hasil pancingan boleh dibawa pulang tanpa biaya tambahan, sebuah kebijakan yang sangat membantu keluarga yang ingin membawa pulang lauk segar tanpa pengeluaran ekstra. Selain itu, Ciblon Ndeso menyediakan mushola dan toilet gratis, serta tidak memungut biaya sewa tikar atau gazebo, semua fasilitas ini menambah kenyamanan tanpa menambah beban biaya.
Kantin sederhana di lokasi menjual makanan dengan harga merakyat. Karena tidak ada restoran formal, pengunjung tidak perlu khawatir soal harga makanan yang mahal; menu di kantin disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan anggaran terbatas.
“Ciblon Ndeso juga berfungsi sebagai tempat penyelenggaraan acara keluarga dan komunitas. Pengunjung dapat melakukan reservasi untuk arisan, ulang tahun, rapat keluarga, perpisahan, dan acara kecil lainnya. Fasilitas yang fleksibel dan biaya sewa yang terjangkau membuat lokasi ini menjadi pilihan praktis bagi warga setempat yang ingin mengadakan acara tanpa tekanan biaya besar.” imbuh Fachry
Dirinya turut menginformasikan bahwa “Disini juga ada kebijakan fasilitas gratis seperti penggunaan gazebo dan tikar yang memudahkan penyelenggara acara kecil. Hal ini menjadikan Ciblon Ndeso bukan hanya tempat bermain, tetapi juga ruang sosial yang mendukung interaksi komunitas dan memperkuat jaringan sosial di desa.” ungkapnya
Suasana di Ciblon Ndeso kental dengan nuansa kekeluargaan. Sering terlihat pemandangan di mana ayah memancing di kolam pemancingan sementara ibu dan anak-anak menikmati kolam renang. Pola rekreasi ini mencerminkan pembagian peran yang harmonis dan menegaskan bahwa rekreasi dapat dinikmati bersama tanpa mengorbankan tanggung jawab keluarga.
Anak-anak mendapatkan ruang bermain yang aman dengan banyaknya kolam anak, sementara orang tua dapat bersantai di gazebo gratis atau ikut serta dalam kegiatan memancing. Keberadaan fasilitas ibadah dan kebersihan dasar yang terjaga menambah rasa aman dan nyaman bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Keberadaan Ciblon Ndeso memberi dampak positif bagi ekonomi mikro di sekitar lokasi. Pedagang kecil, penjual makanan, dan penyedia jasa lokal mendapatkan tambahan penghasilan dari kunjungan keluarga. Model usaha ini membantu menjaga perputaran ekonomi lokal dan membuka peluang kerja informal bagi warga setempat.
Namun, sebagai usaha kecil yang dikelola oleh pemuda mahasiswa, Ciblon Ndeso menghadapi tantangan operasional seperti kebutuhan perawatan fasilitas, pengelolaan sampah, dan kebutuhan modal untuk perbaikan. Menjaga kualitas layanan tanpa menaikkan harga tiket menjadi tantangan utama agar prinsip keterjangkauan tetap terjaga.
Peluang pengembangan tetap terbuka, kerja sama dengan komunitas lokal, program sukarelawan untuk pemeliharaan, serta paket acara hemat dapat meningkatkan daya tarik tanpa mengorbankan aksesibilitas. Inovasi sederhana seperti promosi keluarga, kegiatan komunitas berkala, dan pelatihan keselamatan bagi staf dapat memperkuat posisi Ciblon Ndeso sebagai destinasi rekreasi desa yang berkelanjutan.
Ciblon Ndeso membuktikan bahwa rekreasi berkualitas tidak harus mahal. Dengan slogan “Segarkan harimu bersama keluarga”, tempat ini mengundang warga Cokro dan sekitarnya untuk kembali merayakan kebersamaan, memperkuat ikatan sosial, dan mendukung ekonomi lokal. Bagi banyak keluarga, Ciblon Ndeso bukan sekadar kolam renang, ia adalah ruang ndeso yang hangat, ramah, dan penuh makna.
( Pitut Saputra )

