BerandaBerita TerkiniBanyak Yang Tertarik 9 Wilayah Terapkan Solusi Insenerator Yudi Kusnandar Desa Padas...

Banyak Yang Tertarik 9 Wilayah Terapkan Solusi Insenerator Yudi Kusnandar Desa Padas Karanganom Ikut Berguru 

KLATEN – METROPAGINEWS.COM ||  9 wilayah mulai terapkan solusi Insenerator Yudi Kusnandar; Desa Padas Karanganom datang berguru belajar pengelolaan sampah, membuat kompos, dan Eco Enzim secara gratis.Sabtu ( 25/7/2026)

 

Semangat berbagi ilmu tanpa pamrih dari Yudi Kusnandar rupanya menular luas dan semakin merambah ke berbagai wilayah. Setelah sebelumnya delapan desa se-Kecamatan Polanharjo telah berguru dan mulai menjalankan pengelolaan sampah dengan menggunakan Insenerator karya beliau, kini antusiasme itu meluas hingga ke wilayah lain. Pada Selasa (23/07/2026), giliran Desa Padas, Kecamatan Karanganom yang datang langsung untuk mendalami langkah nyata menangani masalah sampah tersebut.

20260725 120003 0000

Kepala Desa Padas, Erna Wahyu Ningsih, didampingi para Ketua RT/RW se-desa, kader PKK desa dan kecamatan, berkunjung langsung ke kediaman Yudi Kusnandar di Kecamatan Polanharjo untuk mengikuti pelatihan pengelolaan sampah secara menyeluruh. Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa solusi yang ditawarkan tidak hanya sebatas diketahui, melainkan sudah terbukti efektif dan kini ingin diterapkan pula oleh daerah lain sebagai bagian dari upaya mandiri mengelola sampah.

PELATIHAN MENYELURUH: DARI MEMILAH SAMPAH HINGGA MEMBUAT KOMPOS

Dalam sesi pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, pembahasan dilakukan secara mendalam namun dengan cara yang mudah dipahami oleh semua peserta. Materi yang disampaikan mencakup langkah-langkah memilah sampah menjadi organik, anorganik, hingga sampah residu yang memerlukan penanganan khusus.

Selain itu, para peserta juga diajarkan cara membuat kompos berkualitas dari sisa bahan alami serta meracik Eco Enzim yang sangat berguna tidak hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian lokal. Di sela-sela penyampaian materi, suasana semakin hangat dengan saling bertukar pengalaman antar pihak, guna menemukan cara yang paling sesuai untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.

Desain tanpa judul 20260725 115815 0000

SESUNGGUHNYA DIPELAJARI: CARA BUAT DAN OPERASIKAN MESIN INSGENERATOR

Poin paling utama yang sangat dinanti oleh para peserta adalah sesi mendalami seluk-beluk pembuatan dan pengoperasian mesin Insenerator ramah lingkungan yang telah dirancang Yudi. Beliau menyampaikan setiap detail dengan penuh tulus, tanpa sedikitpun menyembunyikan rahasia pembuatan maupun teknik pengoperasiannya.

Memang itulah prinsip hidup yang dipegang teguh oleh Yudi Kusnandar: mengamalkan ilmu sebaik-baiknya demi kebaikan bersama, sama sekali tidak mengkomersilkan ciptaan maupun pengetahuannya. Siapa saja, dari desa mana saja yang memiliki niat tulus untuk belajar demi kebaikan bersama dan kelestarian alam, dipersilakan datang kapan saja tanpa syarat apapun.

“Sangat membahagiakan melihat kesadaran desa-desa mulai bangkit dan mau bergerak sendiri. Masalah sampah tidak akan selesai jika hanya menunggu satu pihak bekerja. Ketika desa demi desa sudah mau belajar dan mulai bergerak dari wilayahnya masing-masing, maka harapan untuk memiliki Kabupaten Klaten yang bersih dan mandiri dalam pengelolaan sampah bukan lagi sekadar impian,” ujar Yudi dengan penuh semangat.

DESA PADAS SIAP BERUBAH, JADI WILAYAH KE-9 YANG TERAPKAN SOLUSI

Kepala Desa Padas, Erna Wahyu Ningsih, mengaku sangat terkesan dan mengapresiasi penuh keterbukaan serta ketulusan yang ditunjukkan oleh Yudi Kusnandar. Menurutnya, langkah belajar ini akan menjadi pondasi awal bagi Desa Padas untuk segera menyusun program pengelolaan sampah yang teratur, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga serta kelestarian lingkungan desa.

“Kita melihat bagaimana delapan desa di Polanharjo berhasil mengelola sampah dengan baik menggunakan teknologi yang dibuat sendiri. Kini giliran kita untuk belajar dan menerapkannya, agar Desa Padas juga bisa mandiri menangani sampah dan tidak lagi menjadi beban bagi masyarakat,” jelas Erna.

Semangat berbagi dari Yudi Kusnandar telah menginspirasi banyak desa untuk bergerak mandiri menangani sampah. Kini sudah ada 9 wilayah yang siap berubah dan mengambil peran aktif dalam menangani masalah sampah. Semoga bara api kepedulian ini terus menyala dan membawa perubahan besar bagi Kabupaten Klaten.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini