BANYUWANGI – METROPAGINEWS.COM || Pemerintah Desa “Pemdes” Bajulmati bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) telah melakukan peninjauan secara langsung mengenai akses Jalan Mangaran tepatnya di Dusun Krajan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Senin (16/3).
Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi jalan yang selama ini kerap rusak dan berlubang. Terutamanya saat musim penghujan kerusakan semakin parah.
Kepala Desa (Kades) Bajulmati, Achmad Thoha mengatakan, perbaikan jalan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara dan belum seluruhnya ruas jalan tersentuh pengaspalan.
“Perbaikan ini baru separuh yang selesai. Untuk wilayah bagian barat masih belum diaspal dan sementara hanya diurug menggunakan grasak. Kami masih mengusulkan agar sisa jalan yang belum diperbaiki bisa segera dilakukan pengaspalan,”Ujar Achmad Thoha.
Dalam peninjauan tersebut, Kades Bajulmati yang didampingi sejumlah perangkat desa serta Ketua dan anggota BPD. Mereka meninjau langsung kondisi jalan sekaligus membahas langkah penanganan agar kerusakan yang sering terjadi tidak kembali terulang.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Menurut Achmad Thoha, jalan Mangaran merupakan jalur penghubung antar desa yang cukup penting bagi aktivitas masyarakat. Namun, setiap musim hujan jalan tersebut kerap mengalami kerusakan karena genangan air dan luapan banjir dari area sekitar.
“Setiap kali ditambal, saat musim hujan jalan ini kembali rusak dan berlubang. Ini yang menjadi keluhan warga, karena jalan ini juga menjadi akses utama penghubung antar desa,” Jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak desa juga berencana melakukan pembenahan saluran air di sepanjang jalan tersebut. Kades Bajulmati bahkan menginstruksikan ke perangkat desa untuk membuat sodetan serta memperlebar saluran irigasi yang mengarah ke sungai besar.
“Nantinya perangkat desa bersama para petani akan bergotong royong memperlebar saluran irigasi yang menuju sungai besar, supaya saat banjir air bisa langsung terbuang dan tidak meluber ke jalan,”Tambahnya.
Selama ini, kerusakan Jalan Mangaran diduga disebabkan oleh sempitnya saluran drainase di kanan dan kiri jalan. Akibatnya, aliran air dari persawahan dan dari wilayah bawah tidak tertampung dengan baik dan sering meluap ke badan jalan.
Pemerintah Desa Bajulmati berharap, selain perbaikan jalan, penataan saluran air juga dapat menjadi solusi jangka panjang agar kerusakan jalan tidak terus berulang setiap musim hujan.
(Tyo/Venus)


Komentar Klik di Sini