KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Kekeringan panjang melanda lereng Merapi, sumur mengering. FAKB bersama IKA PMII & Karang Taruna turun tangan petakan titik krisis, salurkan air bersih rutin seminggu sekali. Solidaritas pemuda menjawab kebutuhan warga Kemalang.Rabu (30/9)
Panas tak kunjung reda, sumur-sumur perlahan mengering. Kekeringan panjang yang melanda wilayah lereng Merapi membuat warga di sejumlah desa Kecamatan Kemalang, Klaten, kesulitan mendapatkan air bersih bukan untuk keperluan lain, melainkan sekadar untuk minum, mandi, dan kebutuhan paling dasar. Di tengah keprihatinan itulah, kepedulian bergerak nyata.
Forum Ansor Klaten Bersatu (FAKB) tak tinggal diam. Menggandeng IKA PMII serta Karang Taruna, FAKB turun langsung ke lapangan menginisiasi gerakan kemanusiaan penyaluran air bersih bagi warga yang paling membutuhkan.

Ansor Hadir Saat Sesama Susah
Wakil Ketua FAKB, Nasirun, menegaskan: langkah ini bukan sekadar kegiatan, melainkan panggilan jiwa.
“Prinsip kami sederhana Ansor harus hadir di saat masyarakat sedang susah. Ini bukan soal bendera organisasi, ini murni soal kemanusiaan. Ketika saudara kita di Kemalang kehausan, kami tidak bisa berdiam diri,” tegas Nasirun dengan tulus.
FAKB telah menggerakkan seluruh PAC dan Rayon di bawah naungannya untuk menghimpun kekuatan secara menyeluruh. Pendataan titik krisis dilakukan secara teliti bersama Sahabat Banser Dirga dan Sahabat Fiqih selaku pengurus sektor Banser Kemalang memastikan bantuan jatuh tepat ke tangan yang paling membutuhkan.
“Kami sudah petakan dengan cermat: sumur mana yang sudah kering sepenuhnya, keluarga mana yang paling berisiko. Data ini diambil langsung dari teman-teman yang ada di desa. InsyaAllah, penyaluran air bersih akan kami lakukan rutin setiap minggu,” jelasnya.
Dari Saweran, Tumbuh Kekuatan Kebersamaan
Dukungan kegiatan ini murni bersumber dari saweran dan solidaritas sesama pemuda. Sederhana memang, namun di sanalah letak kekuatannya bukan pada besarnya sumbangan, melainkan pada tulusnya keinginan untuk meringankan beban sesama. FAKB ingin menunjukkan: kekuatan sejati tidak datang dari hal mewah, melainkan dari kekompakan, kepedulian, dan kesigapan bertindak saat orang lain membutuhkan.
Setiap tetes air yang disalurkan adalah wujud kepedulian yang tak ternilai. Semoga kehadiran FAKB, IKA PMII, dan Karang Taruna menjadi penghibur sekaligus harapan bagi warga Kemalang. Di mana ada kesulitan, di situ tangan-tangan baik akan merangkul. Semangat berbagi inilah yang akan terus mengalir tak kenal lelah, tak mengenal berhenti, hingga suasana kembali sejuk dan air kembali mengalir di setiap rumah.
( Desi )



Komentar Klik di Sini