KLATEN – METROPAGINEWS.COM || SMP Negeri 1 Juwiring menjadi sekolah pertama yang melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (PMBG) di Kabupaten Klaten. Sebanyak 769 siswa antusias menyambut program ini saat resmi diluncurkan pada Senin, 19 Mei 2025.
Kejutan Launching dan Kesiapan Sekolah
Kepala Sekolah SMPN 1 Juwiring, Anik Indarti, S.Pd., M.Pd., mengaku terkejut sekolahnya dipilih sebagai lokasi launching PMBG. “Kami baru diberi informasi pada Sabtu, 17 Mei 2025, bahwa SMPN 1 Juwiring ditunjuk langsung dari pusat untuk menjadi sekolah perdana pelaksana PMBG,” ungkap Anik.

Meski mendadak, pihak sekolah telah mempersiapkan pelaksanaan program dengan melakukan sosialisasi dan menjalin kerja sama jangka panjang. “Kami sudah melakukan MoU untuk 5 tahun ke depan,” tambahnya.
Kemitraan Pelaksana PMBG
Pelaksanaan program ini menggandeng Bambang Mulyono, pemilik Nahda Resto yang berlokasi di Desa Wonosari. Ia dipercaya sebagai mitra penyedia konsumsi untuk 37 sekolah di Kecamatan Juwiring, dengan total siswa mencapai 3.999 orang.
Bambang menyatakan kesiapannya, baik dari sisi logistik maupun kualitas makanan. “Kami menjaga mutu, memperhatikan selera siswa, dan memastikan setiap porsi makanan memenuhi standar gizi sesuai pedoman 4 sehat 5 sempurna,” ujarnya.
Dukungan Penuh dari Pemkab Klaten
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., bersama Wakil Bupati Benny Indra Ardiyanto, S.E., M.B.A., hadir langsung dalam peluncuran program. Mereka menyampaikan dukungan penuh dan berharap PMBG dapat berkelanjutan.
“Ini program penting untuk mendukung pertumbuhan dan gizi anak-anak. Kami akan terus evaluasi agar pelaksanaannya berjalan lancar dan sesuai harapan,” kata Bupati Hamenang.
Ketahanan Pangan Jadi Pilar Utama
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten, Iwan Kurniawan, menambahkan bahwa ketersediaan bahan baku menjadi faktor kunci keberhasilan program. Ia menyebutkan bahwa pasokan beras di Jawa Tengah mencukupi, dan desa-desa akan dilibatkan dalam penyediaan bahan lainnya.
“Dengan kolaborasi bersama UMKM desa, program ini tak hanya mendukung gizi siswa, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal,” jelas Iwan. Ia optimistis distribusi PMBG akan segera merata di seluruh wilayah Klaten.
Reporter: Desi


Komentar Klik di Sini