BerandaNasionalLurik Prasojo Pedan Klaten Tampil Di London, Paris, Hingga Milan "Satu Kain...

Lurik Prasojo Pedan Klaten Tampil Di London, Paris, Hingga Milan “Satu Kain Sejuta Ekspresi”, Kain Tradisional Yang Siap Mendunia

KLATEN — METROPAGINEWS.COM || Lurik Prasojo dari Pedan Klaten tampil di London, Paris, Milan Fashion Week ekspor ke Thailand, kenaikan permintaan 30%, 75.000 meter kain/bulan. “Satu Kain Sejuta Ekspresi” tradisi + desain modern = identitas bangsa siap Jumat (21/8)

 

Di balik setiap helai kain lurik yang ditenun dengan ketelatenan tangan pengrajin, tersimpan makna, cerita, dan warisan budaya yang tak ternilai harganya. Lurik Prasojo yang beralamat di Jalan Pedan–Trucuk, Dusun Pensil Bendo, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bukan sekadar kain tradisional. Ia telah tumbuh menjadi identitas bangsa yang kini melangkah tegap menuju panggung dunia, diakui dan dicintai baik di dalam negeri maupun di mancanegara.

20260821 194543 0000 1

Dengan semangat “Satu Kain Sejuta Ekspresi”, Lurik Prasojo tetap memegang teguh keaslian dan keautentikan lurik dalam bentuknya yang paling murni namun berani memadukannya dengan desain-desain yang memukau, modern, dan berkarakter. Inilah keunikan yang membedakannya: tradisi tak kunjung pudar, namun dikemas dalam gaya yang relevan dengan zaman, sehingga siapa pun, kapan pun, dan di mana pun dapat memakainya dengan bangga. Konsep “Style for Everyday” menjadikan lurik bukan sekadar pakaian upacara, melainkan bagian dari gaya hidup sehari-hari yang memadukan keanggunan etnis dengan kesan modern.

Telah Menembus Pasar Mancanegara, Tampil di Panggung Mode Dunia

Keunggulan dan kualitas Lurik Prasojo telah menembus batas negara. Karya ini telah tampil di berbagai panggung bergengsi internasional mulai dari London Scout Fashion Week, Paris City Fashion Week, hingga Milan City Fashion Week. Sebuah langkah kecil yang bermula dari tanah kelahiran di Klaten, namun membawa nama Indonesia dan kekayaan wastranya berkelana di pusat-pusat mode dunia.

Saat ini Lurik Prasojo telah mengekspor ke Thailand, dan minat dari negara-negara lain terus berdatangan. Pertumbuhan permintaan dan pengakuan internasional tercatat sangat signifikan, bahkan mencapai kenaikan hingga 30% sebuah bukti nyata bahwa keindahan lurik tidak hanya dirasakan di tanah air, namun mampu bersaing dan dihargai setara karya dunia di kancah global.

20260821 201203 0000

75.000 Meter Kain Per Bulan, Dipercaya Ratusan Pihak

Konsistensi dan kualitas Lurik Prasojo telah membangun kepercayaan luas. Setiap bulannya, sekitar 75.000 meter kain lurik dihasilkan dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak mulai dari pelaku UMKM, perancang busana fesyen lokal, hingga instansi pemerintah. Lurik Prasojo telah dipercaya oleh ratusan instansi, pelaku industri kreatif, UMKM fesyen, dan desainer dari berbagai daerah di Indonesia.

Hadir di berbagai showroom dan platform nasional, Lurik Prasojo terus memperluas jangkauan hingga mencakup 12 hingga 15 pasar lokal, serta mengembangkan jaringan reseller agar kain lurik semakin dekat di hati masyarakat. Lebih dari itu, Lurik Prasojo juga menjadi salah satu holding UMKM Jawa Tengah yang dipilih oleh Kementerian UMKM sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing nasional membuktikan bahwa kualitas dan sistem pengelolaannya telah memenuhi standar tertinggi.

20260821 191714 0000

Kolaborasi Kunci: Menjadikan Lurik Identitas Bangsa yang Siap Mendunia

Bagi Lurik Prasojo, kemajuan ini bukan hasil kerja sendiri. Prinsip utamanya adalah kolaborasi. Bersama sesama UMKM, Lurik Prasojo ingin menjadikan lurik bukan sekadar kain tradisional yang tersimpan di lemari sejarah, melainkan identitas bangsa yang hidup, dipakai, dan dibanggakan.

“Nusantara di Indonesia tidak cukup hanya dengan cinta harus bangga untuk memakainya.”

Melalui semangat “Wearable Heritage” warisan budaya yang tetap relevan dan dipakai sehari-hari Lurik Prasojo terus memadukan tradisi dengan gaya hidup modern. Tujuannya agar budaya tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi terus hidup, bernapas, dan melekat dalam keseharian masyarakat.

Desain tanpa judul 20260821 201610 0000

Ke depan, cita-citanya tinggi: menjadikan lurik sebagai bagian dari identitas nasional sekaligus membawa wastra Indonesia semakin mendunia. Tentu hal ini tidak dapat diwujudkan sendirian diperlukan sinergi antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah. Namun dengan ketelatenan tangan pengrajin, inovasi desain yang memukau, dan semangat untuk terus berkarya, satu hal sudah pasti: lurik dari Pedan, Klaten, telah melangkah jauh — dan perjalanannya menuju dunia baru saja dimulai.

Dari ketelatenan tangan pengrajin di tanah Pedan, lahir kain yang kini menyapa dunia. Lurik Prasojo membuktikan bahwa warisan leluhur tak harus kaku atau tertinggal zaman dengan sentuhan kreativitas, desain yang memukau, dan semangat kolaborasi, ia bisa tumbuh, bersinar, dan sejajar dengan karya-karya dunia. Satu kain, sejuta ekspresi. Ditenun di Klaten, dibanggakan di Indonesia, dicintai di seluruh dunia.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini