BANYUWANGI – METROPAGINEWS.COM || Inovatif pembudidaya lele dengan pemanfaatan lahan terbatas dinilai lebih ekonomis, mudah perawatan dalam mengontrolnya, Senin (13/4).
Diungkapkan pembudidaya ikan air tawar, Teyo Warga Perumahan Kebalenan Indah mengatakan, ia sudah menekuni budidaya lele sejak 2024 lalu.
Menurutnya, budidaya lele lebih menjanjikan karena harga dipasaran relatif stabil antara 20 ribu hingga 30 ribu rupiah per kilogram nya.
Sedangkan, harga bibitnya relatif murah dan rata – rata bisa dipanen dari awal tabur selama 3 bulan.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
“Lahan di perumahan sangat terbatas, saya memanfaatkan budidaya lele dengan mengunakan kolam terpal beli di online kapasitas 100 ekor. Jika menggunakan kolam terpal lebih mudah mengkontrol dan perawatan lebih mudah pengurasan 3 (tiga) kali dalam seminggu,” Ungkapnya.
Ditambahkannya, perawatan lele juga rutin di Size karena karakter ikan lele kanibal dan persediaan makanan lele harus cukup.
“Selama ini Alhamdulillah tingkat kematian budidaya lele yang saya kelola sangat rendah. pemanfaatan lahan terbatas sangat efisien. Rencana kedepan akan terus dikembangkan lebih besar lagi,” Katanya.
(Handa)


Komentar Klik di Sini