KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Rumah Motivasi Shamany dan DPC Granat Klaten gelar edukasi anti narkoba di SMP 1 Kebonarum dalam rangka KKN UIN Surakarta; 189 siswa ikrar jadi relawan dengan didukung cerita pengalaman bekas pengguna narkoba.Senin ( 20/7/2026)
Pada Sabtu (18/07/2026), Rumah Motivasi Shamany bersama DPC Granat Klaten kembali menggelar kegiatan edukasi bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, kali ini bertempat di SMP Negeri 1 Kebonarum Klaten. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Surakarta mengambil tema “Menyongsong Indonesia Emas 2045: Mewujudkan Generasi Muda yang Berkarakter, Berprestasi dan Bebas Narkoba”.

Acara yang berlangsung di Aula SMP 1 Kebonarum Klaten dihadiri oleh sekitar 189 siswa kelas IX sekolah tersebut serta mahasiswa KKN UIN Surakarta yang turut membantu pelaksanaan kegiatan. Selain mendapatkan materi edukasi tentang bahaya narkoba, para peserta juga diajak untuk mendengar cerita langsung dari seorang bekas pengguna narkoba, Wawan Sutopo, yang berbagi pengalaman masa lalu kelamnya terkait dengan dunia penyalahgunaan dan peredaran gelap zat terlarang.
Cerita Wawan Sutopo mengenai perjuangannya untuk keluar dari jerat narkoba serta dampak buruk yang ditimbulkan bagi kehidupannya, keluarga, dan masa depannya menjadi pelajaran berharga bagi para siswa. Melalui pengalaman nyata ini, para siswa dapat lebih memahami betapa berbahayanya narkoba dan pentingnya menjaga diri dari godaan.

Materi edukasi utama disampaikan oleh Anton Sanjaya, SE, selaku motivator BNN Klaten, yang menjelaskan secara rinci tentang jenis-jenis narkoba yang beredar, cara mengenali godaan, serta konsekuensi hukum dan kesehatan yang harus ditanggung bagi siapa saja yang terlibat dalam penyalahgunaan atau peredaran gelap narkoba.
Setelah sesi edukasi dan berbagi cerita, seluruh siswa yang hadir secara bersama-sama melakukan Ikrar Relawan Anti Narkoba sebagai wujud komitmen untuk menjaga diri sendiri dan lingkungan sekolah SMP 1 Kebonarum dari ancaman narkoba. Dalam ikrar tersebut, para siswa berjanji untuk aktif menjaga lingkungan sekolah agar tetap terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta berkomitmen kepada diri sendiri untuk tidak terlibat dalam aktivitas terkait zat terlarang.
Harapannya, SMP 1 Kebonarum Klaten dapat menjadi sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) yang menjadi contoh bagi sekolah lain di wilayah Kecamatan Kebonarum, serta mampu mencetak generasi muda yang berkarakter kuat, berprestasi, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Cerita pengalaman nyata dari bekas pengguna narkoba menjadi pelajaran yang mendalam bagi para siswa. Semoga komitmen yang diucapkan dapat menjadikan SMP 1 Kebonarum sebagai sekolah yang bebas narkoba dan mencetak generasi muda yang siap membangun masa depan bangsa.
( Desi )


Komentar Klik di Sini