BerandaBerita KriminalNgeri! Pengusaha Langkat Diculik dan Dibuang ke Laut, Diduga Libatkan Ormas di...

Ngeri! Pengusaha Langkat Diculik dan Dibuang ke Laut, Diduga Libatkan Ormas di Medan

MEDAN – METROPAGINEWS.COM || Kabar menggemparkan datang dari Sumatera Utara. Seorang pengusaha asal Langkat bernama Syahdan Syahputra dilaporkan menjadi korban penculikan dan pembuangan ke laut di wilayah Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh. Hingga kini, keberadaan korban masih belum ditemukan.

 

Polda Sumatera Utara melalui Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum telah mengamankan tujuh orang terduga pelaku, masing-masing berinisial MT, AFP, II, ZI, SS, AS, dan AB. Hal itu disampaikan Kasubbid Penmas Polda Sumut Kompol Siti Rohani, Rabu (28/5/2025).

“Berdasarkan keterangan beberapa tersangka yang saling menguatkan, korban dibuang ke tengah laut di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan,” ujar Kompol Siti Rohani.

Kasus ini bermula dari laporan istri korban, Pipit (31), yang melaporkan suaminya hilang usai diculik dan dianiaya di Kabupaten Langkat pada April 2025 lalu. Sejak saat itu, tim dari Subdit Jatanras langsung melakukan penyelidikan intensif hingga ke wilayah Aceh.

AKBP Jama Putra, salah satu penyidik yang menangani kasus ini, menyebutkan bahwa dalam proses penyelidikan pihaknya menemukan sejumlah petunjuk baru yang mengarah pada tindak pidana penculikan dan kejahatan lainnya.

“Dari hasil pendalaman, kami juga mendapati adanya dugaan keterlibatan salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Kota Medan dalam peristiwa penculikan ini,” ungkap Jama.

Motif di balik penculikan dan dugaan pembuangan korban ke laut masih terus didalami. Sementara itu, tim gabungan dari kepolisian dan SAR masih melakukan pencarian korban di perairan Samalanga.

Kasus ini menuai keprihatinan publik dan diharapkan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum mengingat kompleksitas serta adanya dugaan keterlibatan kelompok tertentu.

Polda Sumut menegaskan akan terus mengusut tuntas kasus ini dan menindak semua pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

Reporter: S. Hadi Purba

Komentar Klik di Sini