KLATEN – METROPAGINEWS.COM ||
Anak di Klaten terseret kasus pencurian? Bapas Klaten turun tangan,dalam pendampingan dan perlindungan anak.Rabu (29/10).
Ketika anak berhadapan dengan hukum, Bapas Klaten hadir sebagai jembatan. Pendampingan intensif untuk WS dalam kasus pencurian di Klaten.
Bapas Kelas II Klaten menunjukkan komitmennya dalam melindungi hak-hak anak yang berhadapan dengan hukum. Terbaru, Bapas Klaten memberikan pendampingan intensif kepada seorang anak berinisial WS, yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan di wilayah Klaten.
Pendampingan ini dilakukan sejak tahap awal penyidikan di Polres Klaten, sebagai bentuk implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak. WS diduga melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP, yang mengatur tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.
Proses pendampingan melibatkan berbagai pihak, termasuk WS, ibu kandungnya, penyidik dari Polres Klaten, penasihat hukum yang ditunjuk, serta Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dari Bapas Klaten. Kehadiran PK sangat penting untuk memastikan bahwa proses pemeriksaan berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku dan hak-hak anak tidak dilanggar.
Selama pemeriksaan, WS mendapatkan pendampingan penuh dari orang tua, penasihat hukum, dan PK. Mereka memberikan dukungan moral dan memastikan WS memahami setiap pertanyaan yang diajukan oleh penyidik.
“Pendampingan ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan anak mendapatkan perlakuan yang adil dan sesuai dengan usianya,” ujar salah seorang PK Bapas Klaten yang terlibat dalam pendampingan. “Kami juga memberikan masukan kepada penyidik agar mempertimbangkan faktor usia dan kondisi psikologis anak dalam proses penyidikan.”
Berdasarkan informasi yang diperoleh, proses pendampingan berjalan dengan lancar dan kooperatif. Namun, saat ini WS telah ditahan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Bapas Klaten akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan pendampingan lanjutan kepada WS selama proses hukum berlangsung.
Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah terjadinya tindak pidana yang melibatkan anak-anak. Bapas Klaten berharap, kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi WS dan anak-anak lainnya agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan yang melanggar hukum.
Desi


Komentar Klik di Sini