BerandaPendidikanTingkatkan Kesadaran Lingkungan, Mahasiswa KKN Unsika Kelompok 66 Inisiasi Pengelolaan Sampah Organik...

Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Mahasiswa KKN Unsika Kelompok 66 Inisiasi Pengelolaan Sampah Organik Jadi Pupuk dan Biopori di Desa Telukambulu

KARAWANG – METROPAGINEWS.COM || Sebagai bentuk kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan sektor pertanian, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 66 Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menggelar kegiatan edukasi dan pelatihan bertajuk ”Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dan Biopori” di Desa Telukambulu, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB tersebut diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, warga, dan petani Desa Telukambulu. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah organik sekaligus memberikan keterampilan praktis dalam mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan dan pertanian.

Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kelompok 66 yang beranggotakan Benedicto Christian Hasian Tambunan (Koordinator Mahasiswa Desa), Muhammad Rakha Syamputra, Christy Felicia Jolie Saragih, Faiz Rafiq Arhaman, Zulaikha Putri Hidayat, Sabita Hasna Alifianti, Yessyana Sharapopa Purba, Yupi Meilina Yarlis, Enggar Ramadhan, Adelia Febriyani, Ennoper Ritonga, Muhammad Indra Nur Fadillah, dan Agnes Ginting. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN Kelompok 66 Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) di bawah arahan dan pembinaan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Agus Susilo Saefullah, S.Pd., M.Pd.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada dua metode pengelolaan limbah organik yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga, yaitu pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan Lubang Resapan Biopori.

Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Mahasiswa KKN Kelompok 66 Inisiasi Pengelolaan Sampah Organik Jadi Pupuk dan Biopori di Desa Telukambulu
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Pada sesi pertama, mahasiswa menjelaskan cara mengolah limbah organik, seperti sisa makanan, sayuran dan buah yang sudah busuk, serta daun kering menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Melalui proses fermentasi sederhana, limbah tersebut diubah menjadi pupuk cair yang mengandung unsur hara dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pembuatan Lubang Resapan Biopori. Biopori merupakan lubang resapan yang diisi dengan sampah organik sehingga mampu mempercepat proses penguraian menjadi kompos alami. Selain menghasilkan pupuk organik, biopori juga berfungsi meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, menjaga kelembaban tanah, mengurangi potensi genangan, serta mendukung aktivitas organisme tanah yang berperan dalam menjaga kesuburan lahan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 66 berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik sebagai sumber daya yang bernilai guna, bukan sekadar sampah yang dibuang. Penerapan POC dan biopori diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, mengurangi pencemaran, serta mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan mengikuti praktik secara langsung. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki semangat untuk melihat pengelolaan sampah organik secara mandiri untuk lingkungan sekitar.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Kelompok 66 UNSIKA berharap edukasi yang telah diberikan dapat terus diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Telukambulu. Langkah sederhana dalam mengelola sampah organik diharapkan menjadi awal terwujudnya desa yang lebih bersih, hijau, sehat, dan mandiri dalam menjaga kelestarian lingkungan.

(KKN Desa Telukambulu 2026)

Komentar Klik di Sini