Minggu, Juli 21, 2024

Staf IT Desa Bersuara “Hanya Orang Sakti yang Bisa Menyamakan Anggaran dan Realisasi” LPJ Diduga Fiktif. 

Must Read

MALANG-METROPAGINEWS.COM || Penyediaan 8% dari Dana Desa untuk dukungan pencegahan Covid-19 Tahun 2022, diatur dalam Peraturan Presiden ( Perpres) Nomor 104 Tahun 2021,Jumat(3/5/2024).


Tetapi Kepala Desa Purworejo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang, lupa direalisasikanya kemana dan sempat mengelak, di tahun 2022 bukan masa pemerintahan dirinya.

BACA JUGA : Diduga Oknum Kepala Sekolah yang Merupakan Guru Penggerak Angkatan Ke-5 Palsukan Sertifikat Kompetensi Guna Pencairan Uang Bos

Pemerintah Desa Purworejo melaporkan realisasi Dana Desa melalui Aplikasi OMSPAN Kemenkeu, tertulis pencairan realisasi anggaran Tahun 2022 di antaranya,

di Tahap 1. Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat Dan Mendesak Desa

-Jumlah Kejadian Keadaan Darurat(Sosialisasi Pencegahan) Rp 10.000.000.

-Jumlah Kejadian Keadaan Darurat(Vaksinasi) Rp 40.000.000

 

Tahap 2.

-Jumlah Kejadian Keadaan Darurat(Sosialisasi Pencegahan) Rp 10.000.000

-Jumlah Kejadian Keadaan Darurat (Vaksinasi) Rp 40.000.000

 

Tahap 3.

Jumlah Kejadian Keadaan Darurat(Sosialisasi Pencegahan) Rp 48.500.000

-Jumlah Kejadian Keadaan Darurat (Vaksinasi) Rp 40.000.000

Realisasi Anggaran Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat Dan Mendesak Desa Purworejo berjumlah Rp 188.500.000

BACA JUGA : DPP AMI ; Resmi Melaporkan KALAPAS, KPLP dan KAMTIB Lapas Kelas II B Probolinggo dan Menyiapkan Demo Besar-besaran 

Namun semua realisasi pencairan anggaran ini dibantah oleh staf pemerintahan desa, yang ditunjuk oleh kepala desa sebagai Information Technology (IT) nya, untuk menjelaskan kepada wartawan.Pada saat ditemui dikantornya, Senin 29 April 2024 .

” Untuk tahun 2022 sepertinya kegiatan itu tidak direalisasikan Pak, itu cuma di penganggaran, realisasi sesuai dengan dilapangan. Seperti penganggaran kebencanaan, tiap tahun kami tetap anggarkan. Dan realisasinya tergantung dilapangan dibutuhkan atau tidak, kalau tidak ya tidak direalisasikan,”katanya.

Saat disinggung adanya realisasi dengan jumlah nominal yang ada, menurut staf IT tersebut itu hanya kegiatan makan dan minum.

“Itupun hanya kegiatan makan dan minum Pak, seperti di tahun 2021 tapi kalau ada kegiatan. Kalau tidak ya tidak direalisasikan Pak, tapi kalau ditahun 2022 lupa kami tidak tahu, direalisasikan atau tidak”jelasnya.

BACA JUGA : May Day, Ratusan Buruh Cilacap Peringati 1 Mei dengan Orasi dan Audiensi 

Lebih Lanjut ia menuturkan untuk realisasi kegiatan sudah dilaporankan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa(DPMD).

” Penganggaran diawal tahun, laporan realisasi diakhir tahun semuanya sudah kami laporkan ke DPMD Pak” tuturnya.

Kembali disinggung realisasi Jumlah Kejadian Keaadaan Darurat(Sosialisasi Pencegahan Covid) Rp 48.500.000 ia menjawab,” Kalau ada peningkatan itu buat BLT dan Pemakaman Pak”.

Bahkan ia juga menegaskan, anggaran pasti tidak ada yang sama dengan realisasi, hanya orang sakti yang bisa sama dengan realisasi” tegasnya.

Disela-sela obrolan, kepala desa mengatakan kepada wartawan bahwa semua manusia itu kepingin hidup.

” Saya dengan sampean ini sama Pak, kita sama-sama pingin hidup” kata kades.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang warga yang minta namanya tidak dipublikasikan saat dimintai tanggapanya mengatakan,” Wajar saja ITnya yang menjelaskan anggaran dan realisasinya didesa.

Karena isunya Pak kades itu tidak bisa baca tulis.Tapi aneh juga mas, masa anggaran sudah dicairkan realisasinya hanya buat makan dan minum.Anehnya lagi, kok staf IT nya tidak tahu pencairan anggaran direalisasikan atau tidak, terus kalau sudah dicairkan kemana larinya uang yang sudah dicairkan tersebut” ungkap warga dengan tampak heran.

Bersambung…….

(HB)


BACA JUGA : HBP ke-60, Rutan Kelas I Pondok Bambu Raih Dua Penghargaan

ONLINE TV NUSANTARA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Diduga Dibunuh Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

LAMONGAN-METROPAGINEWS.COM || Warga Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, digegerkan dengan dugaan pembunuhan seorang ibu dan anak yang berusia...

More Articles Like This


Notice: ob_end_flush(): Failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/metropaginews/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427